UKM Pataga Kawin Gelar dalam Single Rope Technique Competition

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby


Sabtu, (12/1) Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berhasil meraih gelar juara 3 kategori putra dan putri dalam Single Rope Technique Competition yang diraih oleh Bagus Prasetyo dan Alfina Fitriyani. Kejuaraan nasional ini merupakan rangkaian lomba dari Rektor Universitas Ronggolawe Tuban Cup 2019 yang diadakan dengan kerjasama Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Nasional.

Dalam kejuaraan ini UKM Pataga juga mengirimkan 4 anggota terbaik lainnya, yaitu Andi Arifin, Syihabuddin, Husnul Mufid da Crusita Nuzulul. Bagus Prasetyo, juara 3 kategori putra menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung, “Terima kasih pula kepada pihak universitas terutama Biro Kemahasiswaan dan Alumni serta segenap civitas akademika yang telah memberikan dukungan dana maupun dukungan moril.”

Bagus menuturkan bahwa Single Rope Technique Competition ini merupakan lomba tali temali di mana peserta harus menaiki tali dengan menggunakan alat khusus. “Mirip dengan panjat memanjat akan tetapi menggunakan cara dan teknik yang berbeda, karena single rope ini biasa digunakan untuk susur goa. Jadi penilaian lebih kepada teknik dan kecepatan dalam melintasi tali. Kalau tanpa pengaman bisa didiskualifikasi,” katanya saat diwawancarai di Kantor Humas UNTAG Surabaya pada Selasa, (15/1). Lebih lanjut dia menerangkan bahwa timnya menyiapkan diri lebih matang mengingat lomba ini merupakan lomba lanjutan setelah sebelumnya mengikuti kompetisi serupa di Semarang. “Sebelumnya kami harus puas hanya 8 besar. Karena itu kami melakukan evaluasi terhadap seluruh proses latihan, terutama kendala pada teknik yang kami gunakan,” tuturnya. Ahmad mengaku senang timnya bisa mengikuti kejuaraan ini karena bisa mendapatkan pengalaman dan relasi.

Hal senada disampaikan oleh Ahmad Budi Prasetyo-Ketua UKM Pataga. Menurutnya melalui kejuaraan ini UKM Pataga dapat merekatkan relasi yang telah terbangun. “Sebelumnya kami mengikuti Temu Wicara Mahaswiwa Pecinta Alam di Medan, karenanya kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk reuni,” katanya. Ahmad mengatakan dirinya bangga menjadi salah satu pemenang mengingat peserta lain yang telah berpengalaman dan mempunyai jam terbang yang tinggi. Dia berharap, “Semoga UKM Pataga lebih aktif mengikuti turnamen. Semoga bisa lebih maju dan lebih semangat untuk membanggakan UKM Pataga dan almamater.” Ke depan UKM Pataga mempunyai target untuk bisa menempati podium 1 di kejuaraan tahun Single Rope Technique Competition di Semarang. (um/aep)

www.untag-sby.ac.id

 

Komentar